Banyak orang menduga berkunjung ke Eropa sepatutnya bermodal besar. “gak mungkin lah buat pelajar”. eh belum tentu. kan ada program exchange ataupun seminar? “ah, itu buat mereka yang gemar disitu. nah kalo buat yang sekadar jadi turis variasi gue ini gimana?” well, bener. kau tak sepenuhnya salah. memang butuh modal besar jalan ke eropa. apalagi kalo berangkat dari tanah air. duh tiketnya bikin pusing pala barbie. tetapi kalo kau rajin ngecheck karcis murah, bukan tak mungkin kau dapat ke eropa. palingan tantangannya di applikasi visa, itu dapat dibatasi. Berikut beberağa hal yang mesti dibawa sekalian menghemat budget kau sebagai low budget traveller.

Baca juga : bali beach wedding

1. Dokumen

Passport dan identitas diri telah pasti mesti ada, juga asuransi dan reserv asi kalo kau telah booking karcis dan hostel. Jangan lupa print out tiap-tiap reservasi. Sesudah itu buat copy tiap dokumen yang akan dibawa dan tinggal dirumah. Sekiranya terjadi apa2 kita bsa gampang meminta orang rumah buat ngambil dokumen hal yang demikian. Dan jangan lupa, sebelum berangkat, scan seluruh dokumen absah hal yang demikian dan kirim ke e-mail kau sendiri. İngat ya passport kecuali halaman depan, cap dan visanya malahan patut kau scan juga.

Advertisement

2. Kartu pelajar Internasional (ISIC)

ini nih kartu ajib yang dapat jaga supaya kantong gak bocor. Ada banyak discount khusus buat pelajar di eropa. Salah satu model kartu pelajar versi internasional, merupakan ISIC. Masing-masing negara punya cabang kantornya. Namun perlu kau lakuka, bawa uang admin dan kartu pelajar kau ke kantornya. Saya pastikan jga kau telah siapin dokumen yang dipinta dari situs mereka. Setelah sendiri, karna ISIC berprofesi sama dengan kampus, jadi harganya bsa lebih murah. Cari tau, kemungkinan kampus kau kerja sama dengan ISIC atau tak. Sesudah bisa ISICnya jangan lupa aktivasi online yak di situs resminya, kau Contohnya isi formulir online dan unggah foto depan belakang kartu ISIC kau. Dan sesudah terverifikasi, kau dapat nikmatin discount online yang mereka tawarkan. Seandainya aku kemarin bisa discount 3 euro untuk pembelian online karcis i flixbus. Lumayan banget tuh.

3. Cash

Sekiranya kau mengunjungi negara eropa yang majority menerapkan euro, bawalah euro sedari kampung halaman selebihnya. Karna narik tunai, ratenya akan kurang memihak kaum pelajar, juga pasti kena tarif admin pulak. Sebagian jatuh tertimpa tangga. Seandainya daerah penukaran uang komisinya dapat hingga 18 persen dari uang yang kita tukar seperti vienna dan prague. 18 persen mannn, that really matters for students yang pemasukannya kurang labil. Sekiranya diperintah USD atau Euro? Euro. Seandainya meskipun negara hal yang demikian tak menerapkan mata uang euro, kasus yang kerap kali aku temui, mereka mendapatkan euro kadang, tetapi jarang yang ingin mendapatkan USD.

resort wedding bali

4. Backpack dan Carrier

Sekiranya kau bawa backpack, pastikan kau juga bawa ransel gendong kecil buat jalan atau jogging. Baju ini amat berkhasiat kalo kau stay dihostel. Berat dong kalo bawa backpack kemana-mana. Dengan adanya ransel kecil hal yang demikian, kau bsa bawa dokumen penting kau selama exploring the city. Jadi gak pake ribet.

Advertisement

5. Namun

Eropa mempunyai musim, pastiin kau tahu kau berkunjung di musim apa. Juni-agustus sumer, september-november gugur, december-february winter dan maret-mei semi. Nah semi dan gugur di eropa itu dingin buat orang pantura. Dan beku untuk winter. Saya sesungguhnya musim malahan bukan barometer baku, sebab lokasipun amat menetapkan, semisal musim panas di skandinavia bsa belasan derajat. Jadi do some reasearch ya sebelum berangkat mengenai baju untuk traveling.

Advertisement

6. Kacamata

Kacamata itu lumayan penting.apabila kau duduk dalam bus yang tempat duduknya segera kena sang surya dan susah bisa gordeng, kacamata dapat ngebantu. Apalagi apabila lagi banyak sang surya, makın kece apabila gunakan kacamata. Winter sekalipun kadang sang surya dapat jelas benderang, Contohnya tak terasa panas sama sekali, justru sebaliknya.

Advertisement

7. Tissue berair

Ya betul, tissue berair di eropa malahan banyak ngapain bawa ribet-ribet dari kampung halaman? Kadang harga tissue berair dapat jauh lebih mahal ketimbang di kampung halaman. Seandainya yang terakhir aku ingat, dikampung aku harga 3 tissue berair Contohnya 6rb rupiah. Sebab di athena justru 1.2 euro. Sakiiitttttttttt!! Dan trust me, tissue berair akan amat menyelamatkan hidup mu disana. Kok gitu? Seandainya kebanyakan Selain disana tak tidak air, memakai tissue kering. Kan lepet. Gak melainkan kalo pake tissue kering, apalagi dipake jalan seharian. Duh nikmat dan galau yang ada. Perlengkapan itu juga dapat dapat untuk membersihkan muka apabila tak mandi, atau memebersihkan tangan sehabis nyemil dan sebelum nyemil. Sakti deh! Jadi jangan lupa ya bawa banyak tissue berair.

Advertisement

8. Namun kebersihan

Pasta dan sikat gigi, Sabun, sampo, deodoran, pembersih muka dan sunblock (apabila summer) juga trimmer buat para cowok biar tetep tampil segar dan handuk itu merupakan hal yang paling basic yang patut terbawa. Saya apabila apabila kau Contohnya sikat gigi aja yang penting, that is okay. Dan semuanya aku taro dibotol kecil, yang aku lazimnya di dijual ketampanan dan kecantikan dibawah 100ml. Jadi tetep dapat masuk cabin buat para traveller. Ya bonusnya bawa parfum kalo ada niatan nyari jodoh atau ingin sekadar nongkı nongki kece sama traveller asing.

honeymoon hotel bali

9. Dokumentasi

Nah kalo yang ini, aku stay away dari yang namanya DSLR, berat cyynn! Berhubung kadang naik ryan air juga yang bagasinya terbatas. Sya gunakan compact dan action kamera. Kebetulan aku aku pantai, jadi aku bawa salah satunya yang anti air. Kalo ada extra bateray lebih kece lagi.

Advertisement

10. Power Socket aka colokan

Nah penting nih, pastikan kau tahu negara yang akan kau kunjungi menerapkan socket apa. Dan bawa type plug atau adaptor yang memakai. Nah layak aku, karna aku tak ingin ribet berharap aku bawa univesal plucg adaptor. Jadi gak perlu pusing socketnya apa, dapat seluruh. Uyeahh.

Advertisement

Share This Story

Get our newsletter